Kajian Gerjalibin dalam rangka Nuzulul Qur'an telah dilaksanakan pada tanggal 6 September 2009. Dilaksanakan di Masjid Jami' Billah POMOSDA tanjunganom, dihadiri oleh ribuan jama'ah. Apalagi acara ini dibarengkan dengan kajian rutin malam ahad pahing. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Berikut kami tampilkan sekilas dokemntasi hasil jepretan rekan kami.
Bapak Kyai Muhammad Munawwar Afandi, Imam Gerakan Jama'ah Lil Muqorrobien ( Gerjalibin )saat memberikan wejangan atau fatwa dalam kajian.
Suasana luar masjid yang dipenuhi dengan mobil para jama'ah.
-----
Pondok Ramadhan merupakan kegiatan wajib sekolahan formal. Biasanya mereka menjalankan program dari lembaga yang menaunginya. Seperti Dinas Pendidikan untuk SD/SMP/SMA/SMK atau Departemen Agama untuk MI/MTs/MA. Demikian juga seperti yang dilaksanakan di SMPN I Tanjunganom, Nganjuk. Sebuah sekolah tingkat menengah pertama terbesar se Indonesia. Bayangkan setiap angkatan terdiri dari 12 kelas. Andaikan 1 kelas terdiri dari 40 orang siswa, bisa dihitung satu angkatan mencapai 480 orang. Bila tiga angkatan, kelas VII, VIII dan IX berati sebanyak 1440 orang siswa. Masya Allah......
Tidak hanya siswa yang repot mengikuti pondok ramadhan, lembaga pun dituntut untuk kreatif dalam menyelenggarakannya. Dalam rangka membekali siswa-siswinya dalam kegiatan ramadhan ini, pihak sekolah bekerja sama dengan POMOSDA (Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa, red) untuk mengisi materi-materinya. ”Harapannya dengan diisi oleh orang pondok, yang awam ini tertulari nuansa pondokan di kalangan peserta didik. Sehingga terbentuk akhlaqul karimah, jiwa yang beragama,” kata Djoko Sutrisno, Kepala SMPN I Tanjunganom dalam acara selamat datang.
Perlu diketahui untuk membantu dan pengabdian masyarakat, POMOSDA mengirimkan satu yang terdiri dari 12 Ustadz/Ustadzah. Diantaranya ada Ust. Roni, Ust. Hasyim, Ust. Roziqin, Ust. Abd. Rahman, Ust. Akmal, Ust. Fuad, Ust. Zakiyah, Ust. Shidiq, Ust. Yusaq, Ust. Husnun dan Ust. Alwan. Setiap dari mereka mengampu materi yang berbeda.
Materi yang diberikan pun cukup variatif. Ada tentang sholat, bersuci/thaharoh, akhlaq, puasa yang dititikberatkan pada asspek pengetahuan kognisi. Setiap materi diampu oleh 3 orang Ustadz. Kemudian untuk memberikan pengalaman praktis, juga ada praktek baca Qur’an, sholat, dan bersuci (wudhu dan bersuci dari najis).
Sementara itu, pada kesempatan lain Bapak Direktur TMI, Ust. Dzhoarul Arifin berharap, kegiatan ini mampu memberikan bekas yang baik dan terbentuknya perilaku yang baik pada peserta didik. ”Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan nuansa tarbiyah di pihak luar dan sebagai sarana membangun tali silaturrahim,” tegas Ust. Harul yang juga sebagai penanggungjawab kegiatan. (shd)
--*tulisan ini adalah arsip penulis sebagai rangkaian warta POMOSDA pada September 2009 dalam Pondok Ramadhan 1430 H, sebagai pengabdian masyarakat*--
Acara ini menjadi sebuah kegiatan rutin tahunan yang melibatkan seluruh civitas POMOSDA. Diantara yang terlibat adalah Ustadz/Ustadzah, santri (SMP/SMA), mahasiswa (STT) juga kelompok kerja. Kelompok kerja ini merupakan santri yang mengabdi dan ngenger dalam pembangunan fasilitas yang ada di POMOSDA. Terbagi menjadi kelompok kelompok kecil yang terjadwal.
Dalam pelaksanaannya, khataman ini dimulai sehabis Asar tanggal 16 Ramadhan sampai Asar 17 Ramadhan. Dibaca dengan system sima’i secara bergantian antar kelompok. Dan yang perlu diktahui, bahwa dalam membaca ini tidak boleh putus alias berhenti untuk istirahat. Meskipun untuk sekedar berbuka - sahur atau sholat berjama’ah. Membaca al Qur’an-nya tidak boleh berhenti. Yang jelas mereka dalam menjalani kegiatan-kegitan sampingan itu harus bergantian sesama anggota kelompok.
Dari pantauan Warta Pomosda, dari pagi hingga siang hari, anak-anak KSP terlibat dalam menyiapkan segala sesuatunya dalam khataman kali ini. Mulai dari menyiapkan tempat, meja maupun sound system. (shd)
--*tulisan ini adalah arsip penulis sebagai rangkaian warta POMOSDA pada Septembr 2009*--
Kedatangan mereka bukan tanpa tujuan. Mereka berbondong-bondong ke Tanjung untuk mengikuti mujahadah dalam rangkaian peringatan turunnya al Qur’an. Kebetulan dalam peringatan tahun ini dibarengkan dengan kajian ahad pahing. Acara akan diisi dengan kajian tasawuf oleh Imam Jamaah, Bapak Kyai Moh. Munawwar Afandi. Dilanjutkan dengan mujahadah qiyamul lail dan puji wali kutub sampai subuh tiba. Berdasar pantauan Warta Pomosda, sejak pagi hari, para jamaah mulai berdatangan. Ada yang bersepeda motor, naik becak atau dengan mobil pribadi. Di perkirakan acara malam ini, masjid Jami’ Billah akan dipenuhi oleh para Jama’ah.
----*tulisan ini adalah rangkaian warta POMOSDA pada September 2009*----